Now available on AndroidGet it on Google Play
MozhiLingo
via
Learning
← All lessons
Lesson 22A2

Question Formation: Do/Does and Wh-Words

Membentuk pertanyaan: do/does dan kata tanya

Bahasa Indonesia membuat pertanyaan hanya dengan menaikkan nada suara atau menambahkan 'apakah', tanpa mengubah susunan kalimatnya. Bahasa Inggris menyusun ulang kalimatnya dan sering memerlukan kata bantu 'do' atau 'does' yang tidak punya padanan makna sama sekali.

Grammar Comparison

Perbandingan Tata Bahasa

Kata bantu 'do' muncul entah dari mana

English

You like coffee. → Do you like coffee?

Indonesian

Kamu suka kopi. → Apakah kamu suka kopi? (susunan kalimat tidak berubah)

Untuk kalimat berisi kata kerja biasa, pertanyaan bahasa Inggris dibentuk dengan menaruh 'do' (atau 'does' untuk he, she, it) di depan subjek. Setelah 'does' muncul, kata kerja utamanya kembali ke bentuk dasar tanpa -s — 'Does she like coffee?', bukan 'Does she likes coffee?'. Kalimat yang memakai 'to be' atau 'can' tidak membutuhkan bantuan ini; keduanya cukup pindah ke depan subjek: 'Are you tired?', 'Can you swim?'. Menaikkan nada suara saja, seperti kebiasaan dalam bahasa Indonesia, hanya berterima dalam percakapan yang sangat santai.

Kata tanya berdiri di paling depan

English

Where do you live? / What does she want?

Indonesian

Kamu tinggal di mana? / Dia mau apa?

Dalam bahasa Indonesia, kata tanya boleh berada di akhir kalimat, dan justru di sanalah tempatnya yang paling wajar dalam percakapan. Bahasa Inggris hampir selalu menaruh kata tanya di posisi pertama, lalu diikuti kata bantu, subjek, dan kata kerja. Susunan 'You live where?' hanya dipakai untuk menegaskan kembali sesuatu yang tidak jelas terdengar, bukan sebagai pertanyaan biasa.

Vocabulary

Kosakata

Do you...?doo yoo
Indonesian
Apakah kamu...?
Does she...?duhz shee
Indonesian
Apakah dia (perempuan)...?
Whatwut
Indonesian
Apa
Wherewair
Indonesian
Di mana
Whenwen
Indonesian
Kapan
Whywy
Indonesian
Mengapa
Whohoo
Indonesian
Siapa
Howhow
Indonesian
Bagaimana

Finished this lesson?