Modal Verbs: must, should, have to
Kata kerja bantu keharusan: must, should, have to
Bahasa Indonesia menyatakan keharusan dengan 'harus', 'wajib', atau 'sebaiknya'. Bahasa Inggris punya pembagian serupa, tetapi bentuk negatifnya menyimpan jebakan yang membalik makna sepenuhnya.
Grammar Comparison
Perbandingan Tata Bahasa
Tingkat keharusan: must, have to, should
You must stop. / I have to work. / You should rest.
Kamu harus berhenti. / Saya harus bekerja. / Sebaiknya kamu istirahat.
'Must' menyatakan keharusan yang datang dari aturan atau dari keyakinan si pembicara sendiri, dan terasa paling tegas. 'Have to' menyatakan keharusan yang datang dari keadaan atau pihak luar, dan jauh lebih sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. 'Should' setara dengan 'sebaiknya' — sebuah saran, bukan kewajiban. Perhatikan bahwa 'have to' berubah menjadi 'has to' untuk he, she, dan it, sedangkan 'must' dan 'should' tidak pernah berubah bentuk.
'Mustn't' dan 'don't have to' berlawanan arti
You mustn't go. / You don't have to go.
Kamu tidak boleh pergi. / Kamu tidak harus pergi (boleh saja tidak pergi).
Ini adalah salah satu jebakan terbesar bagi penutur bahasa Indonesia, karena keduanya sama-sama terasa seperti 'tidak harus'. 'Mustn't' berarti larangan: perbuatan itu dilarang. 'Don't have to' berarti kebebasan: perbuatan itu tidak diwajibkan, terserah Anda. Salah memilih di antara keduanya bukan sekadar kesalahan tata bahasa, melainkan menyampaikan pesan yang berkebalikan, jadi ada baiknya menghafal kedua contoh kalimat di atas apa adanya.
Vocabulary
Kosakata
- Indonesian
- harus (aturan/tegas)
- Indonesian
- harus (karena keadaan)
- Indonesian
- sebaiknya
- Indonesian
- tidak harus (boleh tidak)
- Indonesian
- tidak boleh (dilarang)
Finished this lesson?
