Synthesis: Common Mistakes Review
Rangkuman: meninjau kesalahan yang paling sering
Setelah perjalanan panjang ini, beberapa kesalahan tetap muncul — bukan karena tingkat kemampuan Anda kurang, melainkan karena kesalahan itu lahir dari kebiasaan berbahasa Indonesia yang sudah tertanam sangat dalam. Pelajaran terakhir ini mengumpulkan empat kelompok besar kesalahan yang paling bertahan agar kebiasaan itu berubah menjadi perhatian yang sadar.
Grammar Comparison
Perbandingan Tata Bahasa
Bagian kalimat yang tidak boleh hilang
I am hungry. / I am a teacher. / There is a problem.
Saya lapar. / Saya guru. / Ada masalah.
Tiga kalimat bahasa Indonesia di atas sama sekali tidak membutuhkan kata kerja atau kata sandang, dan justru terdengar aneh kalau ditambahi. Karena itulah 'I hungry' dan 'I am teacher' terus muncul bahkan pada penutur yang sudah lancar — telinga yang terbiasa dengan bahasa Indonesia tidak merasakan ada yang kurang. Periksalah dua hal setiap kali menyusun kalimat pendek: apakah kata kerjanya ada, dan apakah kata benda tunggalnya sudah didahului 'a', 'an', atau 'the'.
Penanda waktu ada pada kata kerjanya, bukan hanya pada keterangannya
I went there yesterday. / I have lived here for ten years. / I lived there for ten years.
Saya ke sana kemarin. / Saya sudah tinggal di sini sepuluh tahun. / Dulu saya tinggal di sana sepuluh tahun.
Karena kata kerja bahasa Indonesia tidak pernah berubah, wajar kalau naluri Anda menganggap 'kemarin' sudah cukup menjelaskan waktu. Ujian yang paling andal bersifat mekanis: kalau ada penanda waktu yang sudah selesai — yesterday, last year, in 2019 — pakailah bentuk lampau. Kalau keadaannya masih berlaku sampai sekarang atau waktunya tidak disebutkan, pakailah present perfect. Jangan pernah membiarkan kata kerjanya berbentuk sekarang hanya karena keterangan waktunya sudah jelas.
Urutan kata yang tidak dituntut bahasa Indonesia
a red car / I always eat breakfast / my book
mobil merah / saya selalu sarapan / buku saya
Dua kebiasaan urutan kata paling sering kambuh saat berbicara cepat. Pertama, kata sifat dan kata milik berdiri di depan kata benda dalam bahasa Inggris, kebalikan dari bahasa Indonesia yang menaruhnya di belakang, sehingga 'a car red' dan 'book my' meluncur begitu saja. Kedua, kata keterangan frekuensi harus berdiri sebelum kata kerja biasa dan sesudah 'to be', sehingga 'I eat always' keliru. Keduanya murni soal urutan, bukan kosakata, dan hanya bisa diperbaiki dengan mengulang pola bahasa Inggris sampai terasa wajar.
Kata yang menjebak tidak pernah benar-benar hilang
actually, artist, sensible, fabric, billion
sebenarnya, seniman, masuk akal, kain, satu miliar
Kata-kata yang sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia dengan makna bergeser akan terus terasa benar meskipun Anda sudah mengetahui artinya. Begitu pula pasangan seperti 'borrow' dan 'lend' yang keduanya berarti 'pinjam', atau 'wear' dan 'use' yang keduanya berarti 'pakai'. Cara paling ampuh adalah membuat daftar pribadi berisi kata-kata yang pernah membuat Anda keliru, lalu meninjaunya secara berkala — daftar seperti itu jauh lebih berguna daripada daftar umum, karena setiap orang tersandung pada kata yang berbeda.
Vocabulary
Kosakata
- Indonesian
- Saya lapar
- Indonesian
- Saya seorang guru
- Indonesian
- Saya sudah tinggal di sini sepuluh tahun (masih tinggal)
- Indonesian
- Dulu saya tinggal di sana sepuluh tahun
- Indonesian
- mobil merah
- Indonesian
- Saya selalu sarapan
- Indonesian
- Boleh saya pinjam pulpennya?
Finished this lesson?
