Modal Perfect: should have, could have, would have
Modal perfect: should have, could have, would have
Ketiga bentuk ini membicarakan masa lalu yang tidak terjadi — padanan 'seharusnya', 'sebenarnya bisa', dan 'pasti sudah' dalam bahasa Indonesia. Semuanya dibangun dengan pola yang sama: kata bantu + have + bentuk ketiga.
Grammar Comparison
Perbandingan Tata Bahasa
Penyesalan, kesempatan yang hilang, dan kemungkinan yang batal
You should have called me. / I could have helped you. / He would have come, but he was sick.
Seharusnya kamu menelepon saya. / Sebenarnya saya bisa membantu. / Dia pasti datang, tapi dia sakit.
'Should have' menyatakan bahwa sesuatu semestinya dilakukan tetapi tidak dilakukan, dan hampir selalu terdengar sebagai kritik atau penyesalan. 'Could have' menyatakan kemampuan atau kesempatan yang ada tetapi tidak dipakai. 'Would have' menyatakan apa yang akan terjadi seandainya keadaannya berbeda. Dalam ucapan sehari-hari ketiganya dipendekkan menjadi bunyi seperti 'should've' dan 'could've' — perhatikan bahwa yang terdengar adalah 'have', bukan 'of', meskipun bunyinya nyaris sama.
Vocabulary
Kosakata
- Indonesian
- Seharusnya kamu menelepon saya
- Indonesian
- Sebenarnya saya bisa membantu
Finished this lesson?
